Review Manga/Anime Kaminomi zo Shiru Sekai (TWGOK)

The World God Only Knows adalah sebuah manga yang dibuat oleh Wakaki Tamiki. Manga ini memiliki plot yang sederhana dan jalan cerita yang unik mengungkapkan banyak hal tentang wanita dan cara menaklukkannya. Cerita ini diperankan oleh banyak tokoh gadis remaja yang ditaklukan oleh seorang remaja cowok bernama Katsuragi Keima. Pada dasarnya komik ini terpusat pada sebuah konspirasi yang diatur oleh seorang pahlawan dari neraka yang bernama Dokurou.

Komik ini diawali dengan pemilihan anggota runaway spirit squad (pasukan penangkap setan yang melarikan diri) yang disebut weiss dimana Elsie yang sudah lama ingin mendapatkan bagian dalam pasukan akhirnya terpilih untuk ikut serta menangkap setan-setan kuno yang melarikan diri dan dikirim ke dunia manusia.

Disisi lain, pasangan Elsie adalah seorang remaja otaku (maniak game/manga/anime) yang memiliki kebiasaan bermain game galge (dating sims) dimana saja dan kapan saja ia bisa melakukannya hingga memperoleh gelar otoshi kami (dewa penakluk) karena tidak ada galge yang tidak bisa ditaklukkannya. Suatu hari ketika sedang berada di atap sekolah untuk membalas email yang masuk menanyakan perihal galge yang sudah dimainkannya, ia mendapatkan email tantangan dari Dokurou (Kepala runaway spirit squad dari neraka) yang mempertanyakan kesediaan protagonis (selanjutnya disebut dengan naman Keima) untuk menaklukan wanita. Merasa bahwa email tersebut meremehkan kemampuannya sebagai dewa penakluk, Keima langsung menyetujui proposal yang diajukan dalam email tersebut. Tiba-tiba langit menjadi gelap dan terjadi pusaran angin di atas atap sekolah yang berujung pada munculnya seorang gadis cantik di hadapan Keima dan mengajaknya untuk menaklukan para wanita.

Pada awalnya Keima menolak ikut serta setelah mengetahui bahwa yang harus ditaklukkannya adalah cewek dalam kehidupan nyata, bukan dalam game. Akan tetapi, setelah mengetahui bahwa nyawanya menjadi taruhan, pada akhirnya ia menyerah dan ingin secepatnya menyelesaikan kontrak yang tidak sengaja ia buat. Hal lain yang membuat ia menjadi gerah dengan tugas tersebut adalah penaklukan wanita yang berisi setan-setan tersebut harus menggunakan cinta dan ini merupakan tantangan bagi Keima untuk mengaplikasikan metode yang telah ia pakai ketika menyelesaikan sebuah game.

Teori yang dipakai oleh Keima dalam menaklukkan cewek-cewek tersebut adalah cinta ibarat sebuah pohon, harus terus disiram dan dipupuk hingga tumbuh dan berbuah (bisa juga ibarat sebuah bunga yang harus disiram hingga ia mekar).  Cara menanam cinta adalah dengan pertemuan, seiring dengan bertambahnya jumlah pertemuan dengan target yang diinginkan, semakin dalam memori yang membekas dalam hati target tersebut sehingga sang penakluk bisa mengisinya dengan cinta dan memaksa setan yang bersemayam di dalam hati target tersebut untuk keluar. Setelah cinta tertanam, kemudian disiram dengan berbagai event yang bisa menambah keyakinan dalam hati sang target bahwa ia dicintai.

Banyak target dan cara yang dilakukan Keima untuk menaklukkan hati para gadis yang dihuni oleh setan-setan yang melarikan diri. Mulai dari atlet lari dengan cara memberikan semangat ketika latihan, penyanyi dengan cara menjadi tumbal pelarian dari stres yang dihadapi sang target, atlet karate yang memiliki kepribadian ganda, dan banyak lainnya. Semua berhasil ditaklukkan dengan berbagai pertemuan dan event yang sudah diatur sedemikian rupa berdasarkan pengalaman Keima selama bermain galge.

Penaklukkan ini mencapai klimaks ketika Keima bertemu dengan Ayukawa Tenri yang memiliki goddess (dewi, bentuk wanita dari dewa) di dalam tubuhnya ketika ia menyelamatkan Keima dari kejaran weiss 10 tahun yang lalu. Hal yang tidak disangka oleh Keima adalah ketika ia harus menaklukkan kembali gadis-gadis yang telah ditaklukkannya dahulu untuk membangkitkan goddess yang ada di dalam diri target-target tersebut. Terlebih lagi, para gadis tersebut mengingat semua proses penaklukkan yang pertama dan menyimpan rasa cinta tersebut untuk Keima. Walhasil, Keima harus menaklukkan kembali target-target yang telah ditaklukkannya. Jumlah goddess ada 6 orang dan yang harus dibangkitkan berjumlah 5 orang karena goddess yang berada dalam tubuh Tenri sudah bangkit. Goddess tersebut adalah Diana (Ayukawa Tenri), Apollo (Nakagawa Kanon), Vulcanus (Kujyou Tsukiyo), Minerva (Shiomiya Shiori), Mars (Goidou Yui), dan Mercurius (Takahara Ayumi).

Penaklukkan Jupiter Sister (sebutan untuk para goddess) dimulai ketika ujian semester dimulai dimana Kanon diincar oleh kelompok vintage (organisasi para setan yang ingin membangkitkan weiss). Kanon mengingat semua proses penaklukkan yang dilakukan oleh Keima kepadanya karena bangkitnya Apollo dalam diri Kanon. Pada saat ujian berlangsung, Kanon merasa panik karena ada orang yang mengawasinya dan tidak tahu harus berbuat apa hingga akhirnya ia melemparkan diri ke dalam pelukan Keima yang sedang memikirkan cara untuk menemukan para goddess. Setelah membuat kehebohan besar di kelas, Kanon akhirnya mengakui perasaan dan ingatan yang ia miliki ketika proses penaklukkan. Hal itu menyebar ke seluruh sekolah yang membuat gadis yang memiliki goddess di dalam dirinya menjadi marah dan tidak senang pada Keima.

Kanon tidak bertahan lama karena tiba-tiba ia bertemu dengan anggota vintage yang sudah mengawasinya selama beberapa hari. Ia akhirnya sekarat setelah ditusuk oleh pisau yang berisikan sihir dari neraka lama dan dibawa ke rumah Keima untuk dirawat. Tugas Keima semakin berat ketika ia harus menaklukkan gadis lain dalam waktu seminggu agar bisa melepas kutukan yang ada pada tubuh Kanon yang mengancam jiwanya. Berbekal rumor yang beredar, Keima akhirnya menyusun rencana untuk menaklukkan goddess yang tersisa. Hal yang dilakukan Kanon diluar kelas memberikan kesan yang berarti untuk menandai gadis-gadis yang memiliki goddess dan memori penaklukkan pertama. Dari sekian banyak gadis yang telah ditaklukkan, Keima berhasil menandai 5 gadis yang memiliki 4 goddess dalam tubuhnya (ditambah Kosaka Chihiro dari yang telah disebutkan di atas).

Usaha awal yang dilakukan Keima adalah membagi waktu untuk 5 cewek tersebut, dimulai dari Ayumi, Chihiro, Shiori, Yui, dan Tsukiyo. Goddess pertama yang berhasil ditaklukkan oleh Keima adalah Tsukiyo yang berhasil bangkit karena usaha keras dari Keima untuk mendekatinya. Hal tersebut membuat kutukan yang ada pada diri Kanon bisa dilepas dengan bantuan Diana dan Vulcanus. Akan tetapi Kanon tidak kunjung bangkit karena segel yang dibuat Apollo pada dirinya sehingga Keima harus mencari dan membangkitkan Mercurius agar Kanon bisa sembuh seperti semula.

Yui yang memiliki karakter tomboy setelah penaklukkan pertamanya terus mencoba menaklukkan Keima disaat Keima berusaha untuk mencari dimana lokasi Mercurius sebenarnya. Hal ini membawa Keima pada bangkitnya Mars dalam diri Yui dan Minerva dalam diri Shiori. Final dari goddess arc pada festival sekolah yang sudah menjadi tradisi pada sekolah-sekolah di Jepang. Keima pada awalnya meyakini bahwa goddess terakhir terletak pada tubuh Chihiro sehingga ia lebih memilih untuk mendekati Chihiro daripada Ayumi. Namun, pada malam festival, Chihiro mengakui bahwa ia tidak memiliki ingatan apa-apa tentang penaklukkan pertama. Hal ini membuat Keima tersadar dari kesalahannya dan menyatakan bahwa pendekatannya kepada Chihiro hanyalah balas dendam atas sikap Chihiro selama ini kepadanya (pada akhirnya Keima mengakui itu adalah kesalahan terbesar yang pernah dilakukannya). Setelah membuat Chihiro menangis, Keima akhirnya mendekati Ayumi setelah yakin bahwa Mercurius ada di dalam tubuh gadis tersebut. Berbagai cara dilakukan, mulai dari mengintip Ayumi mandi hingga proses lamaran dihadapan orangtua Ayumi dilakukan. Pada akhirnya Keima berhasil menaklukkan Ayumi pada detik-detik terakhir dan membangkitkan Mercurius yang tertidur nyenyak dalam tubuh Ayumi.

Ending dari manga ini adalah ketika Keima harus kembali ke masa lalu untuk mengatur jalur ke masa depan hingga sesuai keadaannya. Pada saat inilah Keima mengetahui keadaan yang sebenarnya dan konspirasi yang dilakukan oleh Dokurou ketika ia memisahkan diri dari tubuh aslinya dan tinggal di dunia manusia. Disini Keima harus mengatur calon-calon yang akan menjadi tempat para goddess serta mengembalikan Dokurou yang mengalami masalah waktu ke jalur yang seharusnya. Pada akhirnya, dengan berbagai usaha dan bantuan dari kepala keluarga Shiratori yang menguasai pulau Maijima, Keima berhasil menandai gadis-gadis yang menjadi tempat para goddess dan mengetahui identitas Elsie yang selama ini menemani dirinya menaklukkan para gadis.

Final dari manga ini adalah Keima menyadari siapa yang sebenarnya ia cintai dan kembali pada Chihiro, Elsie menjadi adik kandung Keima, dan Dokurou kembali berkelana karena tugasnya telah berakhir.

Manga ini termasuk manga yang sarat dengan pengetahuan, terutama bagi orang-orang yang ingin mempelajari karakter wanita dan cara menaklukkannya. Disisi lain, manga ini juga berisikan adegan-adegan lucu yang biasa terjadi dalam kehidupan sehari-hari sehingga para pembaca tidak bosan untuk mengikutinya dan penasaran tentang siapa yang akan dipilih oleh protagonis pada akhir cerita.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s